1. Visi & Tujuan Jenjang
Visi: Membentuk peserta didik SMP yang berakar pada Al-Qur’an, berwawasan ilmiah dasar, dan memiliki kebiasaan akhlak Qurani.
Tujuan utama:
- Menyelesaikan tahapan hafalan awal yang realistis (fondasi 5–15 juz tergantung jalur).
- Menguasai kompetensi dasar kurikulum SMP nasional (Matematika, IPA, IPS, Bahasa) dengan pendekatan Qurani.
- Menginternalisasi kebiasaan adab, disiplin, dan keberanian beribadah.
- Membekali keterampilan literasi abad-21 (kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas) dasar.
2. Profil Peserta Didik
- Usia target: 12–15 tahun.
- Siswa pemula sampai menengah dalam tahfiz: dari yang baru belajar sampai punya beberapa juz awal.
- Ciri: energetik, mudah diarahkan, membutuhkan pembiasaan rutin, dan rawan bosan, sehingga metode harus variatif.
3. Kurikulum & Alokasi Waktu (Contoh Mingguan)
Kurikulum terdiri dari tiga pilar terpisah namun terintegrasi: Tahfiz & Keislaman, Kurikulum SMP Nasional, Literasi Digital & Keterampilan.
Contoh alokasi mingguan (40–42 jam sekolah):
- Tahfiz & Tajwid / Tahsin: 8–10 jam (setoran, muroja’ah, tadabbur).
- Pendidikan Agama (Fiqh, Sirah, Akhlak): 3–4 jam.
- Matematika: 4 jam.
- IPA (sains dasar + proyek kecil): 4 jam.
- IPS: 3 jam.
- Bahasa Indonesia: 3 jam.
- Bahasa Inggris dasar komunikatif: 2 jam.
- ICT / Literasi Digital: 2 jam.
- Ekstrakurikuler & Kegiatan Asrama (kebersihan, piket): 3–4 jam.
- Muhasabah/Forum ruhiyah mingguan & pembinaan guru: 1 jam.
(Waktu muroja’ah harian bisa di luar jam kelas formal, pagi sebelum sekolah dan malam setelah belajar.)
4. Target Capaian (Output pada Akhir SMP)
- Hafalan: Rata-rata 5–15 juz tergantung jalur akselerasi/remedial; kualitas tajwid yang terpantau.
- Akademik: Penguasaan standar kurikulum SMP nasional dengan nilai minimal kompetensi dasar tercapai.
- Karakter: Terbentuknya kebiasaan shalat berjamaah, disiplin waktu, etika pergaulan, dan kepedulian sosial.
5. Metode Pembelajaran
- Talaqqi & Tasmi’ untuk setoran; Muroja’ah harian terjadwal (digital tracker).
- Active Learning untuk mata pelajaran umum: PjBL (project-based learning) berorientasi tema Qurani.
- Flipped Classroom: Video singkat + kuis sebelum diskusi tatap muka.
- Peer Tutoring: Siswa lebih cepat membantu yang butuh (menguatkan hafalan & adab).
- Pembelajaran multisensori: Audio (rekaman setoran), visual (peta konsep sains), kinestetik (percobaan sederhana).
6. Penilaian & Monitoring
- Otentik & Berkelanjutan: Pengamatan harian, portfolio digital, penilaian proyek, tes akademik berkala.
- Aspek yang dinilai: Kognitif (uji materi), psikomotor (praktek sains, keterampilan), afektif (adab, disiplin), serta capaian hafalan (tasmi’, tadabbur).
- Laporan: Rapor triwulan + narasi perkembangan + dashboard online untuk orang tua.
7. Pembinaan Ruhiyah & Pastoral
- Mentor ruhiyah per kelompok (guru wali kelas + murabbi).
- Sesi muhasabah mingguan, halaqah, dan pelayanan sosial komunitas.
- Dukungan konseling untuk masalah perilaku, motivasi, dan belajar.
8. Ekstrakurikuler & Aktivitas Penguatan
- Klub Tahfiz (latihan publik setoran), klub Sains Qurani, debat bahasa Inggris sederhana, seni kaligrafi, olahraga (pramuka, futsal).
- Program pengabdian masyarakat berkala (bakti, kunjungan panti).
9. Fasilitas Pendukung
- Ruang tahfiz khusus dengan akustik, perpustakaan Qurani & umum, laboratorium IPA sederhana, ruang ICT, asrama terpantau, lapangan olahraga, masjid/surau.
- LMS & portal orang tua untuk muroja’ah, tugas, dan laporan.
10. Kriteria Penerimaan & Transisi
- Penilaian awal masuk: Tes baca Qur’an dasar, wawancara motivasi orang tua, tes akademik dasar.
- Jalur: Reguler, akselerasi (jika hafal/berprestasi), remedial (dukungan tambahan).
- Syarat lulus SMP Tahfiz: Capaian akademik minimal sesuai KK, progres hafalan sesuai target jenjang, rekomendasi wali kelas & murabbi.
11. Kompetensi Guru & Staf
- Guru tahfiz harus memiliki sanad/kompetensi tahfiz dan keterampilan pedagogi anak.
- Guru sains dan umum memiliki sertifikasi pedagogi + pelatihan integrasi Qurani-sains.
- Staf sekolah terlatih pembinaan adab dan keselamatan anak.
12. Indikator Keberhasilan
- Persentase siswa yang mencapai target hafalan jenjang.
- Pencapaian kompetensi dasar akademik dibanding standar nasional.
- Indeks disiplin & akhlak (berdasarkan observasi & laporan).
- Keterlibatan orang tua (aktivitas di dashboard & rapat).
